Sabtu, 13 Oktober 2012
Aku Mau Cerita
Namanya G***h, hobinya buat orang lain tertawa, tapi buat hatiku terluka. Tapi aku sayang sama dia, tapi gak tau dia sayang sama siapa aja. Sekarang dia sudah berubah. Oke cukup, makasih
Rabu, 10 Oktober 2012
Bersyukur sekali jika memang..
SMA ini aku jaraaaang banget nonton tv, tapi tiap pagi aku sempetin buat nonton ceramah di salah satu tv swasta. Nah pagi tadi, iya hari ini 11 Oktober 2012 ada sesuatu yang memukau, salut, bangga dan merasa beruntung jika kelak aku punya seorang yang Subhanallah seperti ini kesetiaannya.Ceritanya begini, seorang pria gak tau berasal dari mana telfon ke acara ini, dialognya gini.. sebut saja pria itu SETIA karena kesetiaannya yang luaaar biasa.
Setia : mamah curhat doong
Mamah : iya dooong
Setia : Istri saya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu mah, beberapa tahun kemudian Alhamdulillah saya dapat kesempatan untuk naik haji. Tepat di depan pintu ka'bah saya sholah 2 rakaat. Saya berdoa untuk tidak akan pernah menikah lagi atau mencari pengganti istri saya, saya berdoa atas izin Allah mah. Pertanyaan saya, apakah saya salah dengan sikap seperti ini?
Mamah : (penjelasan panjang). Anda tidak salah meminta seperti itu, karena kesetiaan anda sangat luar biasa. (hadist-hadist)
Jadi kesimpulan saya saat ini : Alhamdulillah sekali masih ada seorang pria yang seperti itu, kalau memang kesetiaannya dari dalam hati ya Allah berikan berkah untuk orang-orang yang demikian. Tingkat kesetiaan seseorang bergantung pada iman yang dia miliki, semakan tinggi imannya maka sekeras apapun godaan dari dalam diri ataupun dari luar, pasti gak akan pernah tergiur, atau tergoda.
Bagi saya, harta, tahtah atau jabatan bukanlah hal utama. Yang penting keimanan, kesetiaan, dan tanggung jawab yang menjadi modal utama seorang pria yang saya harapkan kelak. Buat apa jabatan tinggi kalo gak bisa jaga kajujuran, buat apa harta banyak tapi gak bisa jaga kesetiaan, buat apa tahta yang dipandang tapi gak bisa jaga perasaan. Lebih baik sederhana dan apa adanya. Gak perlu takut jatuh miskin, karena saya percaya bahwa Allah membagi adil rezeki untuk hambanya. Semua pasti ada rezekinya masing-masing, tinggal usaha kita yang perlu ditingkatkan dengan modal dasar yaitu kejujuran. Oke cukup sekian semoga kelak saya menemukan seorang yang kesetiaannya luar biasa, amiin :)
Bagi saya, harta, tahtah atau jabatan bukanlah hal utama. Yang penting keimanan, kesetiaan, dan tanggung jawab yang menjadi modal utama seorang pria yang saya harapkan kelak. Buat apa jabatan tinggi kalo gak bisa jaga kajujuran, buat apa harta banyak tapi gak bisa jaga kesetiaan, buat apa tahta yang dipandang tapi gak bisa jaga perasaan. Lebih baik sederhana dan apa adanya. Gak perlu takut jatuh miskin, karena saya percaya bahwa Allah membagi adil rezeki untuk hambanya. Semua pasti ada rezekinya masing-masing, tinggal usaha kita yang perlu ditingkatkan dengan modal dasar yaitu kejujuran. Oke cukup sekian semoga kelak saya menemukan seorang yang kesetiaannya luar biasa, amiin :)
Selasa, 09 Oktober 2012
HUKUM SEBAB AKIBAT ITU ADA !
Ini kisah nyata, gak lebih dari sebulan yang lalu guruku cerita. Beliau masih muda sekitar 26 tahun. Panggil dia aja biar lebih akrab. Posisinya dia lagi hamil sekitar 8 bulan. Diantara rumus-rumus yang ada di papan tulis, tiba-tiba dia cerita. "Saya hamil 8 bulan sekarang, saya hamil bukan sama pacar saya yang sekarang jadi suami saya. Tapi, saya hamil dengan SELINGKUHAN saya yang sekarang jadi suami saya." Terus temenku tanya,"loh kok gitu bu?". Gurunya jawab,"Iya dulu selingkuhan saya itu baik banget, suka ngalah. yaudah aku pilih dia aja. Eh gak taunya sekarang dia kurang ajar. Kondisi hamil gini, ternyata saya diselingkuhin!".
Jadi yang saya simpulkan saat itu adalah UNTUK ANDA SEKALIAN JANGAN PERNAH MENDUA JIKA ANDA TIDAK INGIN MENDAPAT SESUATU YANG LEBIH BURUK DARI APA YANG ANDA LAKUKAN PADA AKHIRNYA.
Jadi yang saya simpulkan saat itu adalah UNTUK ANDA SEKALIAN JANGAN PERNAH MENDUA JIKA ANDA TIDAK INGIN MENDAPAT SESUATU YANG LEBIH BURUK DARI APA YANG ANDA LAKUKAN PADA AKHIRNYA.
Selasa, 25 September 2012
Kamis, 23 Agustus 2012
ya ya
Bulan ini itu bulan penuh penolakan, banyaaaaaaak banget yang tak tolak. Dari yang sangat penting, penting, cukup gak penting sampe yang amat sangat gak penting. Ngerasa bersalah gak sih? yalaah. Dosa? emm iya kayaknya. Soalnya aku dapet petuah kalo "gak boleh nolak-nolak" gitu. Tapi nih petuah gak perlu jadi pedoman hidup. Yang dimaksut gak boleh nolak itu apaan coba? gak jelas, nolak apa dulu nih, kalo rejeki mah jelas jangan ditolak, nah kalo yang gak bener masak iya gak ditolak -.-
Bebarapa penolakan bulan ini yang masih ingat, untung masih ingat. Gara-gara baca novel yang banyak kata imbisilnya semoga gak ada yang imbisil di dunia ini kecuali nih novel --".
Ehh tapi gak jadi deh, cukup aku yang tau penolakan hal-hal bulan ini.. ahh tau gitu ngapain ngepost kalo gak mau cerita -.- mulai imbisil dehhh gara-gara novel ini.
Tapi gara-gara novel ini, aku jadi pengen beli lagi. Padahal waktu itu aku beli 2, yang satu novel imbisil ini satunya lagi gara-gara lagi diobral cuma 10rb gila murah banget.. Ambil aja deh, ehh sampe rumah ini buku yang kedua lebih pas disebut buku cerita, bukan novel. Tapi novel kan juga cerita.Berarti apa dong? ahh tauk deh.
Gara-gara baca novel mulu dan gak ngerjain pr jadi terjadi percakapan ini
Ayah : buku apa?
Aku : novel yah
Ayah : anak ipa apa ips?
Aku : ipa lah yaah
Ayah : kok baca novel mulu, berarti anak sos
Aku : ya allah sekali-kali kan gak apa yah :(
Cukup sekian deh, aku yakin ini gak penting jadi imbisil deh ahhh
Sekecil apa pun perbuatan yang kita lakukan dengan ikhlas, pasti akan mendapatkan balasan yang berlipat.
